ARTI SEBUAH CINTA

Hari itu tepat pada ulang tahunku,aku mendapatkan hadiah paling istemewa. Soseorang yang membuatku tersenyum,yang hari itu berkata sayang kepadaku,dan saat itulah perasaanku itu berbunga-bunga. Alfred,yup,seorang pria yang membuatku jatuh hati kepadanya,yang bisa membuatku tersenyum lagi setelah aku di tinggalkan tunangaku yang begitu perih untuk diingat lagi.

Hari-hari kulalui bersamanya, sedih,senang,tak dapat lagi kupungkiri jika bersama dia,setahun dia masih bisa tersenyum kepadaku,tapi ketika hubungan kita beranjak ke dua tahun,dia mulai berubah,dia jarang lagi tersenyum kepadaku,jarang mengucapkan i love u kepadaku,dan jarang datang kerumahku,ketika aku bertanya kenapa?dia hanya berkata itu sesuatu yang tak penting,jrek.Seperti kertas yang di tarik dengan begitu kerasnya sampai membuat kertas itu rusak,sama seperti hatiku saat itu.Apa maksudnya berkata begitu kepadaku,apa yang kurang dariku,aku tak merasa menyakitinya,juga tak merasa mengacuhkannya,entah apa yang dipikirannya saat itu tentang aku.

setelah kejadian itu,ketika aku sudah bisa melupakan perkataan itu,dan ketika aku sudah merasa siap untuk tunangan lagi,aku mengajaknya keluar untuk membicarakan hal itu,Ketika sedang di dalam restaurant,aku berkata kepadanya bahwa aku ingin bertunangan dengan dia,dia diam seribu bahasa,tak dapat berkata apa-apa kepadaku,cuman dapat meninggalkanku begitu saja.Disaat itu aku merasa bahwa dia belum siap untuk bertunangan denganku dan akupun memakluminya karna menurutku dia mungkin masih mempunyai masalah,dan masih belum bisa menceritakannya kepadaku.

Pagi hari yang cerah,ketika aku selesai saat teduh,dan membuka jendela untuk menghirup udara segar pagi itu,tanpa ada rencana terlebih dahulu,pikiranku langsung tertuju untuk berkunjung ke tempat dia.Aku mengirim pesan singkat ke nomor dia,isi pesannya apakah dia ada dirumah atau tidak,karna aku akan berkunjung kerumahnya,semenit telah berlalu,bahkan sampai satu jam tak ada balasan satupun,akupun berusaha untuk meghubungi dia tapi yang ada cuman mailbox aku berencana untuk langsung ketempatnya.

Tak cukup satu jam,aku sudah sampai ketempatnya,ketika aku mulai mengucapkan salam,aku melihat seorang cewek sedang duduk di sofa tempat biasa aku dan Alfred duduk disitu,aku tak bisa berfikir negatif tentang cewek itu karna siapa tau dia adalah sepupu dari Alfred,akupun bertanya apakah Alfred ada,dan dia berkata ada,tanpa ada rasa malu,aku mengenalkan bahwa aku adalah pacarnya Alfred,dia bingung dan langsung marah kepadaku dan berkata bahwa dia juga pacarnya Alfred,jezzz,aku bingung ingin menangis tapi malu kalau menangis di depan cewek itu,tubuhku lemas sekali,dan cewek itu langsung memanggil Alfred.

Hari yang tak ingin ku ingat lagi,ketika dia berkata bahwa saat ini dia hanya menganggapku sebagai teman.Teman?jadi apa arti artinya selama ini?dia memberitahuku bahwa aku hanya menjadikannya sebagai pelampiasan kesakitannya semata..plak..aku tak dapat berkata apa-apa,hanya tanganku saja yang membantuku untuk menamparnya…pLAK…skali lagi tanganku membantuku untuk membalas kesakitan hatiku ini.akupun berlari meninggalkannya tak peduli apakah saat itu hujan masih turun dengan derasnya.

Entah apa yang ada dipikirannya sekarang apakah aku adalah cewek yang bodoh yang bisa dipermainkan begitu saja, atau seseorang yang bisa membuatnya tertawa dengan sikap bodohku itu.aku masih mengingat kejadian itu,apakah semua cowok itu sama saja,selalu meninggalkanku disaat aku mulai menyukainya.Yang jelas saat itu aku merasa menjadi cewek yang super duper bodoh di dunia ini.

Dua tahun kemudian,disaat aku sudah bisa melupakan kejadian itu,dia muncul lagi kedalam hidupku.suatu hari seseorang datang kerumahku dan membawa berita yang aku tak tau harus percaya atau tidak. dia alfred seseorang pernah menyakitiku di kabarkan masuk rumah sakit dalam keadaan darurat,apakah ini hanya permainannya,yang ingin membuatku terlihat bodoh lagi.dan temannya menyuruh aku untuk pergi kerumah sakit bala keselamatan,hari itu aku melihat dia terkapar di tempat tidur itu dengan menggunakan tabung oksigen,akupun bingung apa maksudnya semua ini?temannya pun menceritakan yang sesungguhnya kepadaku,bahwa alfred terkena kanker otak,yang sudah lama dia rahasiakan,alfred juga menceritakan diriku kepada teman-temanya,bahawa dia menyayangiku,semua yang dia bicrakan tempo hari hanyalah bohong,dia menceritakan bahwa dia menganggapku sebagai temannya,hanya ingin membuatku membenci dia karna dia tau bahwa umurnya tak lama lagi.

Seminggu kemudian aku dikabarkan bahwa  sudah sadar dan bisa ditemui ,disana dia meminta maaf kepadaku dan berjanji untuk segera sembuh,dan segera melamarku,akupun hanya bisa mengangguk,dan menangis dalam pelukannya.Setelah dia sembuh,ternyata dia menepati janjinya untuk melamarku.akupun berjanji untuk menjaga dia dan menerima dia apa adanya.Ternyata inilah arti cinta mengorbankan perasaan hanya demi cintanya.

 

OLIVIA

X.2

2 Tanggapan so far »

  1. 1

    Fanny said,

    Narasinya gak ada masalah meski konflik yang dibangun masih sangat sederhana. No problem….🙂 Catatan saya, perhatikan huruf kapital, penggunaan tanda baca juga diksi…

  2. 2

    Fanny said,

    perhatikan ini…
    “setelah aku di tinggalkan tunangaku yang begitu perih untuk diingat lagi.” …. Jadi, yang perih itu, tunanganku??? hehehe….


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: