diakah satu-satunya ??

aQ tak dapat lagi melihat dunia yang selama ini aku banggakan..
orang orang yang aQ harapkan telah pergi meninggalkanQ..
kehidupan yang selama ini aku bangga-banggakan telah berubah sedemikian rupa
Apakah ini hanya mimpi??TIDAK!!!
karena aku dapat merasakan sakit hati yang telah ditinggalkan oleh teman-temanku,
sahabatku,dan kedua orang tuaku
aku yang sekarang di tinggal bersama adik dari mamaQ
dan yang aku pikirkan di benakku hanyalah "MATI" 

Aku Haydn,
Aku adalah seorang anak SMA.St claire kelas III.2 IPA
hari ini aQ baru menginjakan kaki di sekolah ini 10 hari yang lalu aku terkena DROP OUT dari sekolahku yang lama
akibat rokok yang aku hisap,jatuh dan mengenai kain yang ada di dekatnya,
sebelum aku sadari api itu telah menjalar dan membakar seluruh isi ruang olahraga
saat aku memasuki sekolah ini terpikir "aku akan pergi dari sekolah ini secepat mungkin"
lalu kemudian aQ berjalan menuju ruang kelasku...
di tengah-tengah perjalanan menuju ruang kelasku,aku melintasi ruang musik
aku melihat seorang laki-laki berambut merah yang sedang bermain piano
tanpa kusadari kulangkahkan kakiku masuk ke dalam ruang tersebut..
aku melihat sorot matanya yang berkata bahwa "aku butuh teman"
saat aku ingin segera beranjak dari ruangan tersebut,
ia menghentikan permainan pianonya dan berkata"Aku belum pernah melihatmu,sepertinya kau murid baru disini,perkenalkan namaku Aaron"
aku pun mengangguk pelan dan berkata "Haydn"

Keesokan harinya, aku memutuskan untuk membuat gara-gara sehingga aku dapat di keluarkan dari sekolah
akhirnya akupun datang ke sekolah pk.10.00 telat 3jam dari jam sekolah yang seharusnya
saat ku sampai di depan gerbang sekolah, aku mendapati bahwa gerbang sekolah sudah tertutup rapat
aku pun memutuskan untuk memanjat gerbang sekolah itu, tapi ternyata aku ketahuan oleh Pak Tonno penjaga gerbang SMA.ST.claire
tanpa basa-basi pak tonno pun mengirim aku ke ruang kepala sekolah,
tetapi tanpa sepengetahuan pak tonno,akupun berjalan menuju kantin karena tadi pagi aku lupa sarapan
saat aku berjalan menuju kantin, aku melihat Aaron yang duduk termenung melihat anak-anak kelasnya bermain basket
aku pun segera berkata "ternyata anak seperti kamu bisa juga membolos pelajaran" kataku sambil membakar rokok yang aku ambil dari tasku
tanpa aku duga ia membalas kata-kataku "aku tidak membolos,aku hanya tidak dapat...tidak dapat mengikuti pelajaran olahraga"katanya
setelah sekian lama aku berdebat dengannya,akhirnya ia mengatakan bahwa ia cacat, jantungnya tidak normal seperti orang-orang lainnya
di tengah aku sedang berbicara dengan Aaron, lewatlah pak kepala sekolah
kemudian ia memanggil Aaron dan aku ke kantornya.
ia meminta aku menjelaskan apa yang ia lakukan dengan Aaron,dan apakah Aaron baik-baik saja.
akhirnya setelah beberapa saat diintrogasi, aku dijatuhi hukuman Membersihkan WC selama 2 minggu
aku pun membantah "Aku tidak akan melakukan hal sebodoh itu,kalau kamu mau keluarkan aku saja langsung dari sekolah ini"katanya
kepala sekolah pun berkata "aku tidak akan melakukan hal itu,karena itu yang kau mau kan"jawabnya,kemudian ia pun pergi
Aaron berkata padaku "Mengapa kau mau pergi dari sekolah ini secepatnya?"
aku pun menjawab "karena aku tidak punya teman"
tanpa aku duga ia berkata "aku mau menjadi temanmu"

setelah kejadian itu aku pun berteman dengan Aaron
tanpa aku sadari,hari-hariku yang begitu menyedihkan,telah kembali berwarna berkat bantuan dan dorongan dari Aaron
dia telah membuat aku melupakan segalanya,orang tuaku,sahabatku,teman-temanku,dan kehidupanku yang lama
sampai pada saatnya ia berkata padaku bahwa ia akan menjalani operasi karena ia sudah tidak memungkinkan lagi untuk hidup
dan dengan ia di operasi itu dapat memungkinkan ia untuk dapat hidup lebih lama
aku pun tidak berpendapat yang sama dengan nya karena aku mendapati feeling yang buruk pada saat itu
akhirnya aku pun memutuskan untuk dapat mengiyakan apa yang akan ia lakukan
akhirnya...
dugaan ku tepat...
operasi Aaron gagal...
ia meninggal pada saat itu juga

sebelum operasi dijalani..
Aaron menulis surat yang ditulis di kertas berwarna merah jambu
yang isinya..
"Dear Haydn..
thanks karena kamu sudah mengisi hari-hariku dengan tawa dan canda..
kamu yang telah membuat hidupku lebih berarti
dan terima kasih telah memberiku hari yang indah..
aku tahu bahwa operasiku tidak akan berhasil,
maka aku menulis surat ini...
Haydn ketahuilah,bahwa masih banyak orang yang menyayangi kamu,sayangi dirimu sendiri
gapailah cita-citamu..
Haydn.. kamulah sahabat yang terbaik yang pernah aku kenal selama ini
Thank's Haydn..
aku sayang kamu..
Love ..
Aaron"
tanpa disadari akupun menitikkan airmataku dan berkata aku tak akan melupakanmu selamanya...

1 Response so far »

  1. 1

    Fanny said,

    Ini punya siapa????
    Ceritanya not bad. Judulnya agak kurang pas.
    Coba sentuh lagi dengan angle dari tulisan kamu


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: