Pertobatan Seorang Anak

Di suatu kota terdapat seorang anak yang bernama Tony.Tony tinggal dengan ibu dan adiknya yang masih kecil.Ayah Tony telah meninggal ketika Tony masih kecil karena kecelakaan.Hari demi Hari Tony harus menjalani hidupnya tanpa seorang ayah. Dia harus menghidupi Ibu dan adiknya yang masih kecil karena adat disana mengatakan bahwa yang mencari nafkah dalam suatu keluarga haruslah lelaki yang paling tua.Dia harus menjadi tukang kuli bangunan untuk bisa menghidupi ibu dan adiknya. Dia selalu diperintah oleh bosnya yang jahat.Tony selalu diperintah untuk melakukan tugas-tugas yang sangat berat sehingga ia pernah suatu kali pingsan saat bekerja karena ia sangat kelelahan.

Di suatu siang yang sangat panas, Dia harus mencari pekerjaan yang baru Karena dia telah mengudurkan diri dari pekerjaannya menjadi kuli bangunan karena Tony sudah tidak sanggup menjadi kuli banguan lagi.Siang itu pun Tony harus mencari pekerjaan untuk menghidupi keluarganya.Akhirnya Tony punya cara untuk membuka usaha sendiri, dengan membuka warnet.Tapi karena modalnya tidak mencukupi dia harus meminjam modal kepada seseorang yang ia kenal.tanpa membuang waktu ia pun langsung bekerja agar usahanya bisa berhasil.Tony harus menyiapkan segala sesuatu untuk melengkapai kebutuhannya di usahanya.

Tidak lama setelah itu akhirnya usaha warnet Tony pun buka.banyak orang yang datang ketempat Tony untuk berkunjung.setelah usahanya telah lama buka.Tony pun menjadi banyak uang, Banyak orang yang ingin berteman dengan Tony karena uangnya. Tapi Tony tidak tau kalau banyak orang yang berteman dengannya karena uangnya.

Pada suatu malam Tony di ajak oleh teman-temannya untuk pergi ke Diskotik.Tony pun untuk menjaga gengsi dia pun ikuti ajakan teman-temannya itu.setiba di sana dia bersama teman-temanya mabuk- mabukkan di Diskotik.Dia besenang- senang di Diskotik sampai larut malam. Ibu Tony pun sangat khawatir karena Tony belum pulang sampai larut malam.Akhirnya tidak lama kemudian Tony baru pulang ke rumahnya, Ibu Tony langsung menghampiri Tony dan memarahinya tapi Tony sama sekali tidak menanggapinya Karena dia masih mabuk.

Beberapa lama setelah itu Ibu Tony jatuh sakit, Ibu Tony terkena penyakit TBC yang parah,Tapi Ibu Tony merahasiakan penyakit itu kepada kedua anaknya .Tony tetap menjadi anak yang sering mabuk- mabukkan sehingga dia tidak terlalu peduli lagi dengan keluarganya.tidak lama setelah itu akhirnya Ibu Tony pun meninggal karena penyakit Ibu Tony sudah tidak bisa disembuhkan lagi.Setelah mengetahui hal itu Tony yang masih berada di warnetnya langsung kembali ke rumah, Dia dan adiknya langsung menangis ketika melihat Ibunya sudah tidak bernyawa lagi.

Keesokkan harinya Ibu Tony langsung dikubur di pemakaman dekat rumahnya.Setelah itu Tony sudah bertobat untuk tidak mau mabuk- mabukkan lagi.Sekarang tinggal dia bersama adiknya, Dia harus mencukupi kebutuhan adiknya dan harus menyekolahkannya.Sebenarnya dalam lubuk hati Tony dia ingin berkata “Maafkan aku ibu”.

Ezra Pranata Gunawan / 10.1

1 Response so far »

  1. 1

    Fanny said,

    Ide cerita lumayan.
    Gagasan belum dieksplore. Begitu gampangnya mencapai antiklimaks…
    Pemilihan kata masih sangat terbatas.
    Endingnya cukup cantik…. Not bad, Ezra…


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: