Lewis Hamilton- Pembalap F1 Kulit Hitam Pertama

Formula one tidak pernah kekeringan bintang baru. Saat ayrton Senna meninggal dunia pada 1994, muncul seorang bintang baru, Michael Schumacher. Setelah Schumacher pensiun pada akhir musim 2006, muncul seorang debutan, yang melampaui apa yang telah Senna dan Schumacher capai pada tahun pertama mereka yaitu: Lewis Hamilton.

Hanya dalam setahun, pembalap F1 pertama berkulit hitam dalam sejarah F1 tersebut mencengangkan pemerhati balapan jet darat itu. Dia emmimpin klasemen pembalap hampir di sepanjang kompetisi, sebelum akhirnya harus puas di tempat ke-2 dengan selisih satu poin dari sang juara, Kimi Raikkonen.

Tidak heran,banyak kalangan di dunia balap yang memujinya. Sir Stirling Moss menyebutnya sebagai perpaduan antara Juan Manuel Fangio dan Senna. Nigel Mansell memanggilnya “The Chosen One”. Bahkan menurut F1 Supremo, Bernie Ecclestone, Lewis sudah jauh lebih populer daripada Schumacher.

Lewis juga sadar bahwa talentanya merupakan berkah dari Yang Maha Kuasa. Sebagai seorang Kristiani yang taat, Lewis percaya keyakinnya membantu menghadapi apa pun yang menghadangnya. Setiap kali membalap, dia selalu mengenakan sevuah kalung salib. Dia tahu bahwa Tuhan akan selalu melindunginya dari mara bahaya.

Lewis ingin selalu menjadi yang terbaik dalam apa pun yang dia kerjakan.
Kegagalan menjadi juara pada musim pertamanya hanya membuatnya lebih termotivasi,lebih berdeterminasi,dan lebih fokus.

*So be careful, ladies and gentlemen, a new legend is in the making!!*

Buku biografi karya Hanif Rusli ini cukup bagus. Hanif menulisnya dengan kalimat-kalimat yang mudah dicerna serta disertai berbagai macam foto yang bersangkutan. Hal ini semakin menarik minat pembaca,karena pembaca tidak hanya disuguhi tulisan kecil-kecil yang memusingkan mata.
Hanif juga menyertakan gambar sirkuit F1 musim 2008 dan profil tim F1 musim 2008. Buku yang patut untuk dibaca karena Hanif menceritakan jalan panjang sang fenomena dengan sangat menarik..

_Richard_
IPS Rocks~

1 Response so far »

  1. 1

    Fanny said,

    Richard… kamu ini seniman… kamu bisa jadi penulis yang baik… Tulisan kamu terstruktur dan diksi kamu cukup banyak meski belum melimpah🙂


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: